You are here: Home » PRINTER DTG » Tinta DTG » Cara Merawat Tinta White Duppont Agar Selalu Pekat Saat Print Kaos DTG

Cara Merawat Tinta White Duppont Agar Selalu Pekat Saat Print Kaos DTG

March 29, 2018 |

Cara Merawat Tinta White Duppont Agar Selalu Pekat Saat Print Kaos DTG

Memang benar, memiliki printer DTG sama artinya harus siap untuk melakukan maintenance baik secara harian ataupun bulanan. Printer DTG lokal adalah hasil rakitan dari basic printer EPSON yang dimodifikasi hingga akhirnya tercipta mesin sablon kaos dtg yang praktis dan canggih. Mesin sablon kaos DTG sendiri menggunakan tinta khusus textile, selain ramah lingkungan hasil dari sablon dtg menggunakan tinta khusus textile ini warnanya sangat solid dan juga awet.

Walaupun banyak jenis jenis tinta textile atau tinta DTG, Bengkel Print sendiri menggunakan tinta Bold ink Jerman untuk CMYK (tinta warna) dan Dupont P5910 USA untuk White ink  (tinta putih). “Kenapa menggunakan Tinta textile DTG Jerman dan Tinta putih Duppont ?“.

Mengingat, jenis tinta textile dtg yang digunakan untuk cetak kaos itu banyak dan beragam sekali, tetapi kami lebih memilih menggunakan tinta made in jerman karena sudah teruji kualitasnya dan telah melewati proses penyaringan micro filter di pabrikan dan terbukti tidak terdapat endapan dalam penyimpanan sekalipun 1bulan. Dan menggunakan tinta white Dupont USA karena kami rasa tinta putih ini memang sudah banyak dikenal oleh produsen printer dtg. Dibawah ini contoh hasil sablon kaos dtg menggunakan tinta Jerman (CMYK) dan tinta Dupont USA (W) 😀

“Apa penyebab tinta putih tidak pekat ?“. Apabila anda kurang memperhatikan tinta putih maka akan berakibat tinta kurang pekat, walaupun saat diaplikasikan pada media kaos sekalipun settingan acroRIP untuk tinta putihnya sudah tepat. Oleh karena itu jangan sepelekan tinta putih DTG, karena memang tinta putih itu rawan sekali untuk mengendap.

Dibawah ini ada beberapa cara merawat tinta white duppont agar selalu pekat saat diaplikasikan pada media kaos  :

  1. Biasakan sebelum printer dtg melakukan print kaos, kocok seluruh tinta, terutama tinta putih
  2. Pastikan suhu ruangan printer DTG anda sesuai yang dianjurkan ±27°C-28°C
  3. Teteskan sedikit Head Cleaning Solution ke busa capping station. Setiap hari setelah Mesin Printer DTG digunakan atau setiap akan istirahat dulu dari proses produksi. Tujuannya adalah untuk menjaga kelembaban permukaan printhead, terutama yang menggunakan White Ink Dupont.
  4. Lakukan kocok tinta putih sesering mungkin. Sebagai contoh : saat anda telah melakukan print kaos sebanyak 3 pcs, tidak ada salahnya anda kocok kembali tinta putihnya.
  5. Treatment dan mesin DTG harus terpisah dengan ruangan. Ini bertujuan supaya sisa kabut treatment tidak mengenai head yang bisa mengakibatkan head buntu.
  6. Head Cleaning dan Nozzle Check perlu dilakukan apabila mesin printer DTG tinta putih Dupont USA sudah didiamkan lebih dari 3 jam (dilakukan cleaning kalau hasil benar-benar tidak bagus).
  7. Jangan lupa untuk menutup botol tinta putih cadangan anda secara erat, karena tinta putih mudah mengering

Perlu diingat, apabila anda hendak tidak menggunakan printer DTG dalam waktu yang cukup lama / tidak digunakan, ini juga salah satu pemicu tinta putih cepat mengering pada printheadnya yang bisa membuat buntu head tersebut. Jika anda sudah mengalaminya sekarang, langkah yang harus anda lakukan adalah dengan cara mem-flashing printheadnya hingga bersih dengan cairan cleaner.

Saran pemakaian, lakukan perhatian khusus terhadap tinta putih secara intens, agar tidak terjadi hal-hal yang bisa menghambat proses sablon kaos anda. semoga refrensi ini bermanfaat dan selamat mencoba.

Comments are closed.