You are here: Home » PRINTER DTG » Tinta DTG » Hasil Cetak kaos Dan Uji Keawetan Printing DTG

Hasil Cetak kaos Dan Uji Keawetan Printing DTG

October 24, 2018 |

Hasil Cetak kaos Dan Uji Keawetan Printing DTG

Banyak sekali yang bertanya “Jika saya beralih menggunakan printing kaos DTG, bagaimana hasil cetak kaos DTG , apakah cerah dan awet tinta DTG nya ? “.  Sebelum anda mengetahui hasil cetak kaos DTG, tentu anda harus mengetahui proses cetak kaos DTG itu bagaimana. Mengapa demikian, karena jika proses cetak kaos DTG dilakakukan sesuai prosedur, otomatis hasil cetak kaos akan optimal dan keawetan printing kaos DTG bisa tahan lama. Berikut ulasan selengkapnya :

Alat Dan Bahan

  1. Mesin printer DTG A3 RIECAT New Era Gen1
  2. Mesin press kaos High pressure
  3. Tinta Germany CMYK
  4. Tinta White Duppont Ink
  5. Cairan Pre-treatment
  6. Cairan E-poxy
  7. Kain teflon
  8. Hotgun
  9. Kompressor mini multipro
  10. File siap cetak
  11. Spons
  12. Kaos polos

Langkah Yang dilakukan

  1. Bentangkan kaos polos pada permukaan mesin press kaos. Hal ini dilakukan supaya permukaan kaos rata tidak bergelombang
  2. Press dengan suhu 160dan timer 20 detik. Jangan lupa lapisi dengan kain teflon
  3. Lalu, angkat kaos dan letakkan pada permukaan pre-treatment
  4. Ambil cairan pre-treatment kocok agar tidak ada endapan, tuangkan pada kompresor mini multi pro
  5. Semprotkan cairan pre-treatment pada permukaan kaos sedikit demi sedikit asalkan rata dan gosok perlahan dengan spons untuk

NB: manfaat menggunakan cairan pre-treatment adalah menutup pori-pori pada kaos dan bulu / serat kaos dapat tertidur rata, sehingga ketika ditimpa tinta textile, kaos dapat menyerap dengan maksimal

  1. press kaos hasil pre-treatment menggunakan mesin hot press dengan suhu 160⁰ timer 30 detik
  2. kemudian, letakkan kaos pada tray/tatakan kaos printer DTG. Rapikan !
  3. Proses printing kaos DTG pakai tinta CMYK+ White tunggu ± 15-20 menit
  4. Selesai .
  5. Jangan angkat langsung dari tray kaos, karena hasil printing kaos DTG belum kering.
  6. Gunakan hotgun untuk mengeringkan tinta DTG

NB: jangan langsung diangkat dan di press, supaya hasil sablon kaos DTG tidak mengalami penuruan warna dan tidak luntur

  1. Jika sudah dirasa kering, angkat kaos dan letakkan kembali kaos para papan pre-treatment
  2. Siapkan cairan E-poxy jangan lupa dikocok dahulu dan letakkan pada kompresor mini multi pro
  3. Mulailah menyemprotkan cairan Epoxy pada bidang gambar nya saja yah ! Tidak perlu permukaan kaos disemprot cairan Epoxy
  4. Angkat kaos !
  5. Press kaos menggunakan mesin hot press dengan suhu 160⁰ timer 30 detik ( ulangi 2x ) untuk memastikan agar gambar benar-benar menempel sempurna

NB: Cairan E-poxy ini sebagai finishing yang memiliki fungsi sebagai perekat tinta DTG supaya awet, tidak ada penurunan warna yang drastis dan warna tetap terang/ cerah, tidak luntur bila dicuci dan menahan tinta textile DTG untuk tetap menempel kuat pada permukaan kaos.

Nah, untuk hasil printing cetak kaos DTG kurang lebih seperti dibawah ini. Tinta DTG tidak retak, warna cerah, bisa cetak full color tanpa batasan warna dan proses cetak kaos DTG praktis.

Baik, sekarang kami akan mencoba menguji keawetan hasil cetak kaos DTG setalah dicuci menggunakan deterjen dengan cara di kucek, disikat KLIK VIDEO berikut ini :

Bagaimana ? Sekarang anda sudah yakin dengan hasil sablon kaos DTG dan keawetan tinta DTG sekalipun dicuci berkali-kali. Hasil printing kaos DTG terbukti bagus. Untuk itu, silahkan anda mencobanya dirumah, semoga informasi diatas bermanfaat bagi pembaca, atau jika anda ingin  berkonsultasi lebih detail silahkan HUBUNGI BENGKEL PRINT. Terimakasih .

Filed under

PRINTER DTG, Tinta DTG

| Tags:

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Comments are closed.