You are here: Home » PRINTER DTG » Cara Setting AcroRIP Pada Kaos Warna Gelap Dengan DTG Lokal

Cara Setting AcroRIP Pada Kaos Warna Gelap Dengan DTG Lokal

February 9, 2019 |

Cara Setting AcroRIP Pada Kaos Warna Gelap Dengan DTG Lokal

Banyak diantara pemula mesin sablon kaos DTG made in Indonesia, menanyakan ‘ caranya sablon kaos warna gelap bisa cerah, tinta putihnya juga pekat itu bagaimana ?’ . Kali ini Bengkel Print akan membagikan informasi tentang cara setting acroRIP menggunakan DTG lokal.

Software acroRIP ini tidak bisa dipisahkan dengan printer DTG. Jika anda menggunakan printer DTG untuk kebutuhan sablon kaos. Fungsi dari software acroRIP adalah :

  • bisa mengatur tata letak dan ukuran gambar ( PXl) yang akan dicetak sesuai keinginan pengguna
  • bisa mengatur resolusi gambar yang digunakan. Untuk cetak kaos DTG biasanya menggunakan resolusi ( 1440×1440 ) semakin besar resolusi semakin lambat proses print gambarnya, tetapi apabila anda menggunakan resolusi dibawah strandartmaka kecepatan print gambar tinggi tapi hasil kurang optimal
  • memudahkan cetak kaos dengan warna kaos gelap / terang
  • sebagai pemisah warna gambar , dimana dengan melakukan install software Acrorip dipastiakn gambar yang akan dicetak pada kaos, printer DTG sudah bisa mengenali bagian gambar yang akan dicetak dengan warna tinta putih / dan gambar yang dicetak dengan warna CMYK.
  • sebagai pengatur prosentasi jumlah tinta yang akan di keluarkan
  • mengatur tinta putih dalam mesin DTG  dimana terdapat panel “ white” yang memiliki fungsi mengatur settingan tinta putih berguna untuk menaikkan ketebalan tinta putih agar hasilnya optimal saat diaplikasikan pada kaos.

Baiklah, langsung saja inilah cara setting AcroRIP supaya hasil sablon kaos terlihat tajam dan pekat, mari ikuti :

Setting Gambar Pada Software ACRORIP

  • Masuk ke software acrorip
  • Setting area cetak –> Klik file –> pilih template –> ubah start x 0,500cm dan strat y 0,500cm
  • Ubah width 32 cm dan height 45cm –> klik OK
  • Masuk ke menu printer dan ubah printer –> klik stylus photo 1390
  • Ubah port sesuai printer yang digunakan
  • Ubah resolution white menjadi 1440×1440 dpi
  • Ubah resolution ccolour menjadi 1440×1440 dpi
  • Import desain / gambar yang diinginkan
  • Atur posisi gambar
  • Masuk ke menu white
  • Ubah white layer generation menjadi ‘ Gradian white under any coloured pixel’
  • Masuk ke menu colour dan ubah white menjadi 140%
  • Ubah ink limit colour menjadi 80%
  • Kemudian masuk ke menu printer
  • Ubah dot type menjadi ‘ large dot’ –> klik printer icon
  • Kemudian untuk cetak warna putih ubah white setting copies ‘1’ dan colour setting copies ‘ 0 ‘
  • Klik print tunggu proses loading selesai 
  • Lalu, masuk ke menu printer
  • Ubah dot type menjadi small –> klik icon printer pada pojok kanan atas
  • Untuk cetak kaos dengan tinta warna
  • Ubah white setting menjadi ‘1’
  • Ubah colour setting menjadi ‘0’
  • Proses print berlangsung

Apabila prose print sedang berlangsung tunggula dalam waktu 15-20 menit. Langkah yang harus anda lakukan selanjutnya adalah :

  1. Keringkan hasil sablon menggunakan hotgun RIEGUN
  2. Angkat dan finishing dengan cairan epoxy yang telah dikocok dulu dan disemprot pada gambar
  3. Press kaos
  4. Dan tes cuci

Dengan begitu, anda bisa melihat bahwa sablon kaos menggunakan DTG lokal warna akah pekat dan cerah. Lakukan sesuai prosedur supaya hasil sesuai dengan apa yang diharapkan. Terimakasih, semoga bermanfaat 🙂

Comments are closed.